Ada
apa denganku?
Tak bisa menghindari egomu
Tak bisa menolak pintamu
Tak bisa hentikan pikirkanmu
Tak bisa tidak maafkanmu
Iya dan selalu iya
Betapa naif dan begitu bodoh diperbudak olehmu
Tapi dibalik itu
Aku merasa lapang
Meski nanti tuk ditinggalkan
Merasa selalu ingin ada buatmu
Meski hanya pelampiasan
Ingin jadi penguat hatimu
Tak peduli saat kau tersadar atau bahkan enggan tersadar
Hingga kau bisa berdiri tegak dan tak goyah
Memang durian runtuh bila terus bersama
Tapi tak jua merasa kiamat bila terhempas
Mungkin terlalu mulia niatan hati
Terlalu tinggi imajinasi nurani
Terlalu bulat obsesi diri
Tuk memasungmu erat hingga mati!
Tak bisa menghindari egomu
Tak bisa menolak pintamu
Tak bisa hentikan pikirkanmu
Tak bisa tidak maafkanmu
Iya dan selalu iya
Betapa naif dan begitu bodoh diperbudak olehmu
Tapi dibalik itu
Aku merasa lapang
Meski nanti tuk ditinggalkan
Merasa selalu ingin ada buatmu
Meski hanya pelampiasan
Ingin jadi penguat hatimu
Tak peduli saat kau tersadar atau bahkan enggan tersadar
Hingga kau bisa berdiri tegak dan tak goyah
Memang durian runtuh bila terus bersama
Tapi tak jua merasa kiamat bila terhempas
Mungkin terlalu mulia niatan hati
Terlalu tinggi imajinasi nurani
Terlalu bulat obsesi diri
Tuk memasungmu erat hingga mati!
2962010.1343
Tidak ada komentar:
Posting Komentar