sejak angin berhembus pelan,,
terasa memang tapi begitu samar,,
kilatan petir dilontarkan menembus jantung,,
ntah meleset ntah mengena,,
ataukah hanya ingin diri tuk rekatkan serpihan yang ada,,
bulan purnama bersinar terang memang,,
kelakar raut muka sedihnya tak terhindarkan,,
aliran mata air murni ke lembah pertiwi,,
dingin_damai_bening..
terhalau egois diri,,
terbendung pikiran hati,,
terhalang kejujuran yang tak berani diungkap..
hari dibuka dengan doa,,
hati dibuka dengan cinta,,
lalu lihatlah betapa berharga hidup ini,,
mungkin bagi dunia q hanya seorang biasa,,
tapi bagi seseorang q adalah dunianya..
seseorang siapa itu_q tak pernah tw_q berharap dy'''
1 komentar:
sungguhkah itu harapq??
Posting Komentar